cerita membawa pelajaran, dan saya belajar itu dalam ruang kelas kebersamaan
setelah kelas selesai, kami sama-sama keluar untuk sesekali belajar secara mandiri satu dengan yang lain
dan pelajaran yang saya dapat.
menghargai, adalah awal dari kedamaian
manusia itu berbeda satu dengan yang lain, perlakuan pun harus berbeda
mendengar, sesekali itu sarana berbicara untuk diri sendiri
ber empaty, itu sulit bagi saya. tapi mereka bisa dan itu indah.. untuk ini saya masih belajar.
terpenting dari semua, persiapan tidak sekedar satu atau dua jam
mimpi perlu dipersiapkan, seperti ketika kita bersiap bermimpi dalam tidur.
mereka menerangi sedikit bagian yang selama ini perlahan-lahan hitam,
aku kembali bermimpi,
kembali memiliki tujuan dekat, menengah, namun belum sampai jauh.
persiapan, lagi-lagi persiapan. izinkan saya untuk bersiap untuk hidup saya sendiri. butuh waktu, tapi semoga bermanfaat untuk kehidupan yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar