Pintu tertutup rapat
Saat suara ramai dan percakapan lebih dari pada 3 orang itu
terjadi
Rasa takut
Bukan kenapa kenapa hanya, boleh pintu itu tetap tertutup?
Sampai kaki secara sadar berlari
Menghentak
Buka pintu
Malu, kaget, risih, namun begitu bahagia
Mendengar, melihat dan bercakap dengan wajah-wajah lama
Wajah yang sama dan masih penuh dengan cinta dan kasih
Mereka telah lama aku kenal
Masih sama
Tidak ada yang berubah
Hanya mereka yang pergi lebih dulu yang membuat semua serasa
sangat sangat berbeda
Sapa, canda dan tawa
Menanyakan kabar dan menanyakan masa depan
Ada rasa haru saat satu diantara mereka menginjakan kaki di
selasar rumah dan tiba tiba menangis
Dia ingat dengan mereka yang pergi lebih dulu
Bergetar suaranya
Menawarkan berbagai kemungkinan tentang masa depan saya
Air matanya tidak bisa di tahan
Dia ingat dengan mereka yang pergi lebih dulu
Hingga harapan itu dia tawarkan
Aku percaya dan siap
Wajah wajah lama yang begitu baik
Dan akan tetap baik
Aku belum bisa menjaganya baik baik
Pintu itu masih sering tertutup
Nanti akan aku buka pelan pelan
Setiap saat
Seperti kebiasaan
Mereka yang pergi lebih dulu