Jumat, 16 Januari 2015

Tinggal terdekat



Pintu tertutup rapat
Saat suara ramai dan percakapan lebih dari pada 3 orang itu terjadi
Rasa takut
Bukan kenapa kenapa hanya, boleh pintu itu tetap tertutup?
Sampai kaki secara sadar berlari
Menghentak
Buka pintu

Malu, kaget, risih, namun begitu bahagia
Mendengar, melihat dan bercakap dengan wajah-wajah lama
Wajah yang sama dan masih penuh dengan cinta dan kasih
Mereka telah lama aku kenal
Masih sama
Tidak ada yang berubah

Hanya mereka yang pergi lebih dulu yang membuat semua serasa sangat sangat berbeda

Sapa, canda dan tawa

Menanyakan kabar dan menanyakan masa depan
Ada rasa haru saat satu diantara mereka menginjakan kaki di selasar rumah dan tiba tiba menangis
Dia ingat dengan mereka yang pergi lebih dulu
Bergetar suaranya
Menawarkan berbagai kemungkinan tentang masa depan saya
Air matanya tidak bisa di tahan
Dia ingat dengan mereka yang pergi lebih dulu

Hingga harapan itu dia tawarkan
Aku percaya dan siap
Wajah wajah lama yang begitu baik
Dan akan tetap baik
Aku belum bisa menjaganya baik baik
Pintu itu masih sering tertutup
Nanti akan aku buka pelan pelan
Setiap saat
Seperti kebiasaan
Mereka yang pergi lebih dulu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar