Selasa, 07 Mei 2013

rempah-rempah

sebagian ini saya buat sendiri,
sebagian lagi saya enggak nyangka saya bisa buat ini..
sebagian lagi saya enggak sadar waktu membuat..
sebagian ini, saya yang buat aja heran ini apa..

jadi santai saja, manusia serba terbatas..
terima kasih

kalau tahu semua dari awal
dan kalau diberi tahu lebih dulu
mungkin lebih enak cepat tua
tapi, masih muda saja mudah mengeluh..
tunda dululah masa tua, malu.

sebatas teman, sudah saling menyakiti
dilepas tidak mau, digenggam terlalu sakit
salam untuk mereka
semoga suka selalu bersama

dilengan tanganya aku biasa menyandarkan kepala
entah betapa sakitnya dirasa
ia tetap bernyanyi, dan membelai
terakhir kurasa, hangat
sangat hangat, terakhir benar ternyata
sampai bertemu, dan izinkan aku menyandarkan kepala ku kembali
bahagialah...

dibuang sayang, disimpan bikin sakit
ketika lembaran kertas sesak menumpuk
kertas catatan, sebagian menyenangkan\
lebih banyak menyakitkan
ya sudahlah, dibuang saja

hahahaa..
semoga hari anda menyenangkan..

Semoga berkenan,
INTAN

teman baik

tulisan bisa dibuat untuk berbohong, sering kali berbohong adalah kebaikan yang tertutupi rasa takut.
peduli tidak peduli hidup cuma sekali.
logikanya menggemgam pasir, semakin, erat semakin habis.

banyak orang bahagia dengan sisa, banyak orang bahagia dengan yang dipersiapkan, namun sedikit orang yang bahagia dengan lepaskan.

sedikit orang bahagia dengan lepaskan, sedikit kemungkinan dunia ini damai.
berapa yang tersisa, mau disimpan sampai kapan? atau mau dihabiskan dengan cara bagaimana? semua tergantung bagaimana hidup melihat kamu.

bahagia dengan lepaskan, sama bergunanya ketika manusia datang dan pergi.
jika datang, maka ada sesuatu yang perlu kita pelajari darinya..
jika pergi, maka mungkin sudah habis apa yang harus kita pelajari darinya...

ada kertas, terisi tinta..
bekas pasti ada, walau telah ditinggalkan..
peduli apa manusia dengan simpanan, lepas adalah jawaban..
maka mungkin ketika serak suara, tercekat antara memilih berteriak atau bernafas
sebagian kalah untuk berteriak
sebagian kalah untuk bernafas, kembalilah sudah..
apapun yang terjadi, lepaskan..

untuk semua teman baikku, aku berbohong jika tidak rindu..
semoga kalian selalu berbahagia


semoga berkenan
INTAN

isi kepala manusia menurut dosen saya ada 2, yang pertama materi, yang kedua bagaimana saya mendapatkan materi. bagi saya, betul juga.. tapi jangan lupa manusia punya hati, ditempatkan dibagian yang tidak bisa ditemukan siapapun, kecuali pemiliknya.
saya pernah mencoba berkomunikasi dengan hati saya, begini kira-kira percakapan kami.

Hei, aku aku sedang berbicara padamu?
Kau mendengarku?
Oh, baiklah..
Apa kamu tidak lelah menjadi yang tak terlihat?
Aku lelah Apa kamu tidak lelah berfikir tanpa realisasi tubuh?
Aku lelah Apa kamu senang?
Tidak
Apa kamu menerima jasadmu untuk kamu?
Tidak Apa yang kamu miliki?
Aku tidak tahu
Hemm.. jiwa, apa kamu terlalu tua atu muda untuk jasadmu
Tua
Mengapa?
Aku terlalu banyak berfikir
Mengapa?
Jasadku pembuat masalah
Kok bisa?
Seenaknya sendiri
Kamu menyalahkanya?
Tidak
Kenapa?
Aku yang memerintahkannya melalui hati dan otak
Siapa hati?
Sahabatku Apa dia baik?
Kadang-kadang
Kok bisa?
Dia tidak konsisten
Dalam hal apa?
Banyak hal Apa hati itu jujur?
Sangat jujur
Lalu kenapa terkadang ia tidak baik?
Aku memaksa
Untuk apa memaksa?
Untuk ego
Siapa ego?
Aku yang ingin ini, ingin itu
Kamu ini sedang bebicara dengan siapa?
Dengan jiwa
Jiwa yang mana?
Jiwa yang murni
Masih mau lanjut?
Silahkan
Kamu suka dengan hidup jasadmu?
Tidak
Mengapa?
Banyak maunya
Lalu?
Aku berusaha mengendalikan
Caranya?
Dengan hati Lagi-lagi hati ya?
Bagaimana dengan pikiran?
Ah.. dia kotor
Maksudmu?
Terkadang licik
Bagaimana bisa?
Menipu hati
Mengapa ia menipu?
Pikiran ada di atas, didalam kepala.. hati dibawahnya di bawah dada, dekat perut.. ia suka memerintah Kapan kamu akan mati?
Tidak akan pernah
Mengapa?
Aku kekal Kok bisa?
Diciptakan begitu Bagaimana jika jasadmu mati?
Aku yang akan bertanggung jawab atas apa yang dikerjakan jasad
Kamu takut ya?
Tidak Mengapa?
Jiwa selalu diampuni Kok bisa?
Jiwa jujur Sudah aku lelah, sampai jumpa


setelah dibaca ulang, bukan hati sepertinya yang saya ajak bicara, tapi bagian lain dari saya.
nah kan... pemilik hati saja sulit untuk bebicara dengan yang terhormat hati  nurani.
sepertinya percakapan diatas, adalah dengan jubir hati nurani saja...

tak apalah, kapan hari akan saya coba lagi,

 Semoga berkenan
INTAN

semoga berkenan

hai...

kebetulan teringat memiliki sebuah tempat, jika masih ada yang mengunjungi..
maka dia orang yang terlalu baik untuk menyempatkan diri mengunjungi tempat ini..

kebetulan dan peruntungan jarang datang dalam sejarah umur saya, tapi kali ini saya merasa untung dan betul untuk mendapatkan bocoran jaringan inter-komunikasi dari tetangga sebelah, mungkin bisa dibilang mencuri. maka mungkin juga hanya kali ini akan saya manfaatkan betul.

 maka jangan heran, kalau akan banyak hal baru di tempat ini, yang dibuat dalam waktu yang terbatas dan tergesa-gesa. dimana-mana pencuri gerak cepat.. semoga Tuhan mengampuni..

dan, kalian orang baik yang mengunjungi..

semoga berkenan. 
INTAN