peduli tidak peduli hidup cuma sekali.
logikanya menggemgam pasir, semakin, erat semakin habis.
banyak orang bahagia dengan sisa, banyak orang bahagia dengan yang dipersiapkan, namun sedikit orang yang bahagia dengan lepaskan.
sedikit orang bahagia dengan lepaskan, sedikit kemungkinan dunia ini damai.
berapa yang tersisa, mau disimpan sampai kapan? atau mau dihabiskan dengan cara bagaimana? semua tergantung bagaimana hidup melihat kamu.
bahagia dengan lepaskan, sama bergunanya ketika manusia datang dan pergi.
jika datang, maka ada sesuatu yang perlu kita pelajari darinya..
jika pergi, maka mungkin sudah habis apa yang harus kita pelajari darinya...
ada kertas, terisi tinta..
bekas pasti ada, walau telah ditinggalkan..
peduli apa manusia dengan simpanan, lepas adalah jawaban..
maka mungkin ketika serak suara, tercekat antara memilih berteriak atau bernafas
sebagian kalah untuk berteriak
sebagian kalah untuk bernafas, kembalilah sudah..
apapun yang terjadi, lepaskan..
untuk semua teman baikku, aku berbohong jika tidak rindu..
semoga kalian selalu berbahagia
semoga berkenan
INTAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar