semua dimulai dari pengalaman pribadi saya,dan kata-kata ini semua pernah sangat berguna bagi saya..setidaknya..
keterbatasan manusia, saat habis waktu dan kesempatan sering muncul kekecewaan saja. saat penyesalan itu muncul dimana kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi. seketika kita akan mengingat kembali betapa beruntungnya kita sempat melihat, mengenal dan hidup bersama orang-orang yang sangat kita cintai.walaupun kembali pada keterbatasan manusia, semua ada batasnya dan ada akhirnya.
sebuah lirik lagu, menyidir saya malam ini:
" wajar bila saat ini ku iri pada kalian, yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah.."
begitulah setidaknya...
bersyukur karena sudah hidup bersama dan ditemani setidaknya selama 17 tahun, kata-kata yang menguatkan saya saat benar-benar putus asa dalam hidup ini...saat itu..
tiada kata terlambat untuk membahagiakan orang lain, walaupun sudah berakhir..kata-kata yang memotivasi saya untuk bertengkar dengan kemalasan dan keterbatasan dunia ini...
kalimat di atas sangat berguna saat saya sering terlintas sebuah pikiran memalukan dari seorang anak perempuan yang bertahan dalam semua tekanan yang ada saat ini...saat dulu ketika saya lulus SMA, saya merasa datar-datar saja tidak ada yang mengesankan,saat saya masuk kuliah...ingin rasanya menujukan kepada mereka..ingin rasanya melihatnya tersenyum dan memeluk erat saya..tapi tidak lagi.
dan munculah kalimat ajaib ini...
" berjuanglah untuk hidupmu sendiri, berhenti menyesali dan bahagiakanlah orang lain sebaik mungkin"..
ketika saya kecil, selalu diajarkan untuk mendahulukan kebahagian dunia orang lain dari pada diri sendiri..saat itu saya berkata pada Ayah.."enak amat"..heehe..kepolosan anak kecil..yang sekarang dengan kenangan itu kalimat ini pun selesai saya rangkai dalam otak saya..
" bahagiakanlah orang yang membencimu sampai dia mencintaimu..sebelum terlambat", mengapa sebelum terlambat..karena saya tidak ingin ketika nanti saya pergi masih harus bersedih atas kebencian orang lain kepada diri saya, dan melihat orang lain belum bahagia dan masih kekurangan..
" kemarahan menyalahkan orang lain, menunjukan betapa bodohnya saya"
" kelakuan semua orang yang menyakitiku, membuatku tidak akan menyakiti orang lain..sama sekali.."
saya sering marah, tapi saya diam..
saya sering sakit hati, tapi saya , menikmati...
saya sering sedih,tapi saya tersenyum...
karena saya menikmati hidup ini lebih dari yang orang lain tahu, bersyukur...
" bersyukur karena Tuhan memberikanmu pelajaran yang lebih dulu dari pada orang lain,jadilah inspirasi bagi mereka, karena suatu saat mereka juga akan merasakanya"
" tataplah mereka sesuka hatimu, sebelum kalian dipaksa untuk melupakanya dan mengingatnya kembali"
saat ini saya masih belajar untuk, tidak menyakiti orang lain, karena saya pernah merasakan itu..dan itu sakit.
sulit untuk saya menuliskan semuanya sekarang, satuper satu dan akan saya lengkapi secepatnya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar