ketika tingkat kualitas spiritualitas berusaha ditunjukan dalam segala jenis fasilitas sosial, terkadang saya kesal. entah saya yang kafir, atau saya yang tidak mengerti bagaimana seharusnya cinta kepada Nya diungkapkan dengan benar.
manusia lahir di dunia dari rahim suci Ibu, sendiri entah di temani. segala sesuatu yang merupakan hasil dari apa yang kita kerjakan di dunia ini pasti akan selalu berbeda satu dengan yang lain, tidak mungkin sama. jika sama mungkin memang kesalahan dalam kapasitas penilaian otak manusia saja yang sering menyamakan dan berteman hanya dengan yang "sama"
percaya tidak percaya, naik turunya kualitas spiritualitas, itu mengharukan.
ketika turun luar biasa, maka akan terasa jauh, lepas, tidak ada yang memeluk, berjuang berdiri sendiri, bahkan untuk bangun tidur pun seakan dibiarkan hingga tubuh lelah dan meronta sendiri untuk bangun. proses kembali menjadi naik itu mudah dan tidak terasa, tiba-tiba dekat, hangat dan tidak ingin lepas.
memang berat jika segala sesuatu dikembalikan pada surga atau neraka, bukan kepada Nya saja. saya hanya takut apabila demikian,yang saya sembah selama ini adalah ketakutan saya akan neraka, dan keinginan luar biasa untuk surga. bukan DIA Maha dari segala kesempurnaan.
setiap manusia memiliki kapasitasnya masing-masing untuk mendekat kepada pemilik segala kesempurnaan, jadi saya rasa untuk meminta orang mendekat dengan cara kita, adalah seperti kita meminta agar ketika mereka mendekat kita akan mendapat sedikit cipratan berkat dari pemilik segala kesempurnaan.. mengerti?
tidak ada manusia ini ikhlas dalam kebaikan, percayalah tidak ada. sedikit titik mengharap kembali, sedikit titik hargailah saya, sedikit titik anggap aku ada, sedikit titik aku baikan, sedikit titik betapa hebatnya saya.. semua itu pasti ada, jika tidak pada anda. setidaknya saya sendiri. jadi, jika saya bertingkah baik, doakan saja kebaikan itu membawa kebaikan, tapi jangan sangka saya manusia baik, tidak seperti itu. banyak kekurangan dan kesalahan didalamnya. maaf jika memang mengecewakan, saya manusia paling sulit ilkhlas. jadi kalau saya sedang belajar ikhlas, ikhlas kan lah saya untuk banyak membuat kebaikan yang disengaja agar saya bisa berkata "saya bisa melakukanya". tanpa ada kata Ikhlas didalamnya..
Intan
tidak bisa tidur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar