Minggu, 06 April 2014

Garuda yang Besar, Anak yang Kecil

Garuda Indonesia, gagah dan berani memecah kebiruan langit

Seorang anak kecil yang telah bertumbuh dewasa, apakah anda tahu bahwa seorang anak kecil akan memiliki memori yang luar biasa terhadap apa yang dia alami dulu?
Sangat kuat dan membekas.

Begitu pula memori seorang anak dengan Garuda Indonesia, suatu pengalaman luar biasa bersama Garuda Indonesia menempati sebuah ruang kecil di dalam tumpukan memori dewasa anak itu.

Seorang Ibu memasangkan dan menarik kencang sabuk untuk mengamankan anaknya, memastikan berulang. Hingga yakin.

Dipastikan kencang, karena betul cinta Ibu luar biasa.

Sesosok manis dengan senyum simpul, menawarkan makanan kecil manis kepada seorang anak kecil, yang hafal betul nama makanan itu adalah Permen.  Anak itu senang, permen kacang manis yang dia dapat, tapi masih ada satu lagi di genggaman kecilnya, dia simpan dan rahasiakan.

Nampan besar, dua nampan kotak kecil, lalu tissue, pisau dan tusuk gigi disatukan dalam sebuah kantong plastik kecil berwarna biru, irisan buah-buahan tersusun rapi, disebelah nampan kecil berisi lima potong siomay dan minuman jeruk dengan ukuran gelas yang tidak sama seperti kemasan gelas air mineral pada umumnya.

Jakarta

Sebuah kota yang sangat besar sepertinya.
Dalam pikiran anak itu hanya, kota dimana si Doel berada, Agnes monica bersekolah dan Krisdayanti tinggal.

Sesederhana itu, namun kecewa pula, karena yang ditemuinya hanyalah monas dan kebun binatang ragunan.

Monas, tinggi menjulang. Sakit leher anak itu melihat ujung dari menara kebanggaan masyarakat Jakarta dan Indonesia itu.  Kemegahan nya sungguh luar biasa memang, patut dibanggakan, dan tidaklah heran membuat orang pun penasaran.

Tak beda dengan kebun binatang ragunan, saat anak kecil itu berkunjung dengan suka cita diapun sedikit kecewa karena kebun itu sepi binatang ramai manusia, itu kebun manusia dalam pikirnya.

Entah sekarang bagaimana? Jakarta penuh dengan segala kemegahan, lampu berwarna-warni, café dan tempat nongkrong bertebaran dengan musik akustik sebagai bumbu penyedap tambahan atau seperti apa yang kita saksikan selama ini di televisi? Jakarta penuh dengan pesona, siapa suruh datang Jakarta? Pemerintah.

Pergi terang pulang gelap, hanya itu yang ada dalam pikiran sang anak tentang Jakarta. Dan.. sepertinya dia benar. Sebagian besar orang yang beraktivitas di Jakarta hanya akan tersadar dalam terang (Pagi) dan gelap (Malam), diantara keduanya? Terkurung dalam sebuah benak ingin keluar tapi tak bisa, ingin melihat yang lain, namun jari dan kepala dipaksa bekerja di satu tempat. Jakarta.

Belum lagi beton-beton baru yang siap ditancapkan dalam dan lebih dalam lagi di Jakarta, bagaimana megahnya bangunan buatan manusia modern, setiap akhir pekan selalu berlomba untuk meyakinkan adanya perebutan antar manusia kaya dengan manusia kaya lain, 24 jam lagi harga naik. Kaya.

Itulah sebagian memori anak kecil tentang Garuda Indonesia dan Jakarta. Dua hal yang berkesan saat dia kecil. Dan belum bisa ia rasakan lagi ketika ia dewasa.

Anak kecil itu kini telah dewasa, dalam benaknya masih banyak pertanyaan. Seperti Bagaimana Garuda Indonesia saat ini, mengapa saat di bandara lokasi ruang tunggunya dibedakan dengan yang lain, mengapa pilot dan pramugrinya begitu mempesona?

Bagaimana dengan bagian dalam Garuda Indonesia? Masih baik kah? Apakah di dalam kabin Garuda Indonesia benar ada musik yang dimainkan?

Lalu, bagaimana dengan nampan dan segala isinya, apakah masih sama dengan apa yang tergambar dalam kepala anak kecil itu?

Begitu banyak pertanyaan, akankah terjawab? Kesempatan yang akan diberikan, akan mejawab pertanyaan anak kecil itu. Yang sekarang telah dewasa, namun belum berkemampuan dan berkesempatan kembali terbang bersama Garuda Indonesia. Dan dia adalah, Saya.

Saya, pengaggum karya-karya Pandji. Tapi tidak terlalu konsumtif terhadap karyanya. Dan pandji memberikan pilihan karya yang dapat dinikmati tanpa harus membayar, itu kegemaran saya. Terima Kasih Pandji.

Stand-up comedy bukan suatu hal yang baru buat saya, beberapa tahun yang lalu saya sempat tergila-gila dengan Stand-Up Comedy. Dan Pandji salah satu orang yang saya suka, gaya dan bahan sungguh luar biasa.

Dari Pandji juga saya belajar untuk melihat segala sesuatu dengan cermat, membenarkan yang salah semampu saya dengan canda, dan mengolah candaan itu dengan cepat dan peka.

Messake bangsaku secara jujur saya akui, hanya saya nikmati dari tanyangan Kompas Tv *lagi-lagi gratis*

Namun,  messake bangsaku adalah suatu atau mungkin satu-satunya acara televisi yang saat ada jadwal penanyangannya muncul, saya catat, jam, tanggal, saluran tv apa? dan saya membuat suatu alarm pengingat untuk menyaksikan nya, di telefon genggam saya.  Percayalah.. acara ini sunggu special bagi saya. Sesuatu.

Tertawa saat menyaksikan stand-up comedy adalah suatu hal biasa, namun Pandji berhasil membuat saya berfikir, membenarkan opini saya yang salah terhadap sesuatu sebelumnya, dan membuat saya menangis.

Bagian akhir messake bangsaku, Pandji membuat hati saya bergetar, seraya berdoa. Saya akan berada di posisi Pandji suatu saat nanti dengan laga dan tempat yang berbeda. Mungkin.

SALAM
INTAN RAHAYU UTAMI


*saya tidak memiliki satupun foto seperti yang diminta, karena pada masa itu belum musim selfie dan tongsis. Heehee…




Selasa, 18 Februari 2014

kau

kau temanku, kau doakan aku, punya otak cerdas.. -Gajah, TULUS.

merakit rakit menuju hulu bukan lagi saatnya.
terlalu lambat, sulit dan bahan sulitdi cari, pakai speedboat saja, lebih cepat.
perjalanan setiap manusia berbeda, cepat atau lambat hanya perhitungan kepala manusia yang sebatas angka-angka sederhana, begitu banyak penyebab. seperti angka dibelakang koma.

pekerjaan sederhana ini, terasa sulit
mungkin saya sendiri yang mempersulit.
kau temanku, kau doakan aku..
selesaikan ini tepat waktu.

perjalanan panjang, tidak hanya waktu, namun juga jarak.
memberikan pelajaran untuk tahu apa-apa, bukan sebaliknya.
perpindahan waktu, dan tempat, membentuk sisi diri dengan begitu banyak betuk bangun.
ruang yang terisi, 
kau temanku, kau doakan aku..
semua agar bermanfaat.

aku harus tangguh, hidupku ditopang oleh ku sendiri
tameng ku hanya keyakinan.
serangan dari luar, biar saja terpental atau mengenai
kau temanku, kau doakan aku..
aku harus tangguh..


INTAN

Jumat, 13 Desember 2013

belajar banyak dari mereka

teman sesama manusia, bisa bercerita untuk didengarkan
cerita membawa pelajaran, dan saya belajar itu dalam ruang kelas kebersamaan
setelah kelas selesai, kami sama-sama keluar untuk sesekali belajar secara mandiri satu dengan yang lain

dan pelajaran yang saya dapat.
menghargai, adalah awal dari kedamaian
manusia itu berbeda satu dengan yang lain, perlakuan pun harus berbeda
mendengar, sesekali itu sarana berbicara untuk diri sendiri
ber empaty, itu sulit bagi saya. tapi mereka bisa dan itu indah.. untuk ini saya masih belajar.

terpenting dari semua, persiapan tidak sekedar satu atau dua jam
mimpi perlu dipersiapkan, seperti ketika kita bersiap bermimpi dalam tidur.

mereka menerangi sedikit bagian yang selama ini perlahan-lahan hitam,
aku kembali bermimpi,
kembali memiliki tujuan dekat, menengah, namun belum sampai jauh.

persiapan, lagi-lagi persiapan. izinkan saya untuk bersiap untuk hidup saya sendiri. butuh waktu, tapi semoga bermanfaat untuk kehidupan yang lain.

Kamis, 10 Oktober 2013

22

Terima kasih alam semesta, berserta Penciptanya.

beserta dengan waktu, saya tumbuh dan berkembang
beserta dengan manusia-manusia mulia, saya tumbuh dan berkembang
beserta suka dan duka, saya tumbuh dan berkembang
beserta gelap dan terang, saya tumbuh dan berkembang

semoga naik turunya nafas ini tidak sia-sia
mensyukuri segalanya, menikmati sebagian dibagi sebagian
sebagian akan kembali lebih dari sekedar

titik hitam dalam hati saya, lebih besar dari titik putih
tapi cahayanya, menerangi yang putih. menutupi yang hitam

rasakan bahagia saya, untuk kalian
rasakan syukur saya, untuk kalian

mari menjalani hidup ini bersama
sama-sama diberi hidup
sama-sama diberi mati

nikmati saja sama-sama, tidak usah pilih-pilih, tidak usah protes.

Penciptaku, karya MU sungguh indah..


Sabtu, 28 September 2013

REVIEW : The Casual Vacancy J.K.Rowling

REVIEW : J.K Rowling (The Casual Vacancy) Edisi Bahasa Indonesia.

Buku ini merupakan salah satu novel yang sudah cukup lama ingin saya baca, namun karena harganya yang lumayan.. saya harus menabung dan menunggu hingga tahun 2013 lah buku itu terbeli, padahal menurut keterangan cetak, buku ini sudah terbit edisi bahasa indonesianya sejak tahun 2012. Hehehe.. semua itu butuh proses dan perjuangan bukan?

Tapi lucunya juga, buku yang saya baru beli di tahun 2013 ini juga menunjukan edisi cetakan pertama, tahun 2012.. hmmm.. sepertinya tidak begitu banyak orang yang tertarik membaca buku the casual vacancy “perebutan kursi kosong” ini..

Review mengenai buku ini dimulai dari kegirangan dan kehebohan diri saya sendiri saat akhirnya berhasi membeli buku ini dan membawa pulang, kalian tidak akan pernah membayangkan betapa heboh dan merindingnya saya ketika membolak-balik buku tebal yang masih dalam cover plastiknya.. sebutlah saya berlebihan, tapi itu adalah kepuasan dan eforia tersendiri bagi mahluk yang suka “nyelip” di dalam buku seperti saya hahaha…

Saat cover plastic dibuka, maka kalian akan menemukan dua cover yang berbeda, dan ini juga membuat saya kegirangan.. cover dalam versi bahasa Indonesia ini menurut saya jauh lebih menarik dan terlihat istimewa daripada cover dalam edisi bahasa inggris yang selama ini sering saya “intip” di beberapa situs yang membahas buku ini, baik youtube, twitter, buku maupun situs lain..
Begini kurang lebih penampakanya..

  

Setelah puas membolak-balik buku ini, dimulailah perjalanan membaca buku setebal 593 halaman ini.. fiuh..
Awal cerita saya merasa akan di fokuskan pada beberapa tokoh utama saja, yang sebut saja nama singkatnya barry, marry,miles dan Samantha.. tapi sepertinya itu tidak berlaku bagi seorang J.K.Rowling.
Dan pada awal cerita pula kita akan benar-benar merasakan gaya penulisan seorang J.K.Rowling yang sangat detail dalam menceritakan setiap tempat, jalanan, arah, cuaca, kondisi bangunan, keadaan dalam dan luar rumah yang sangat luar biasa lengkap dan dapat membangun imajinasi yang begitu kuat di dalam kepala ketika kita membacanya..

Secara garis besar buku ini menceritakan sebuah kota kecil bernama pagford, namun di dalam kota kecil ini begitu banyak konflik yang terjadi. Terutama semenjak kematian seorang Barry fairbrother, yang pada mulanya saya mengira ia akan menjadi tokoh utama, dan cerita dalam buku ini akan berlangsung dengan kilas balik, ternyata tidak begitu juga..

Kota kecil pagford menyimpan begitu banyak konflik, dan dalam setiap konflik melibatkan interaksi antar tokoh dan tempat yang cukup banyak dan rumit, sehingga setiap membalik halaman buku dan cerita berganti saya merasa harus kembali mengingat siapa dan apa hubungan serta bagaimana wataknya, berulang kali. Hingga mencapai setengah buku, barulah saya mulai terbiasa dan dengan cepat mengganti setting tempat, tokoh dan alur cerita dikepala saya hehehe..

Konflik yang terjadi di kota kecil pegford meliputi konflik antar remaja, kecaunduan mereka akan alcohol dan rokok (sebutan lebih umum dibanding ganja hehehe..), konflik percintaan, konflik orang tua dengan anak, guru dengan murid, konflik antara sahabat wanita dan sahabat laki-laki. Belum lagi konflik perselingkuhan diam-diam antara orang tua, kecemburuan mertua terhadap menantunya yang lebih muda dan seksi, konflik utama mengenai perebutan kursi kosong di jajaran dewan kota, yang menimbulkan konflik “efek samping” berupa kecurangan dan penghancuran karakter tokoh oleh orang terdekatnya, bahkan ketertarikan seorang orang tua terhadap teman seumuran anaknya, yang cukup mengejutkan di akhir-akhir cerita..

Dan, kisah tragis tentang kematian ada dibagian awal dan akhir buku ini..

Dari banyaknya konflik diatas, juga melibatkan banyak tokoh. Saya akan menyebutkan secara beruntun saja nama-nama tokoh tersebut, mengenai watak dan bagian dalam cerita.. silahkan anda baca sendiri bukunya hehehehe..

Barry dan Mary fairbrother, howard, Shirley, colin, ruth, Andrew, fats wall, krystal weedon, robbie weedon, terri weedon, kay, gaia, miles, Samantha, vikram, simon, Dr parminder jawanda, sukhvinder, gavin, nana cath, nikki, patricia,  paul, tessa, dane truly, obbo, dan _The_Ghost_Of_Barry_Fairbrother. Sepertinya masih ada beberapa tokoh lagi yang saya terlupa.. (p.s saya mereview buku tanpa membacanya kembali, supaya tidak mudah pikun.. jangan coba lakukan ini tanpa pengawasan orang dewasa, yang belum pikun tentunya??? ).

Begitulah sedikit gambaran buku the casual vacancy tulisan J.K. Rowling, edisi bahasa Indonesia terbitan Qanita. PT Mizan Pustaka.

@intanutomo

Sabtu, 14 September 2013

Spiritualitas punya kualitas

bukan manusia ter-taat, dan terbaik dalam sujud dan doa.

ketika tingkat kualitas spiritualitas berusaha ditunjukan dalam segala jenis fasilitas sosial, terkadang saya kesal. entah saya yang kafir, atau saya yang tidak mengerti bagaimana seharusnya cinta kepada Nya diungkapkan dengan benar.

manusia lahir di dunia dari rahim suci Ibu, sendiri entah di temani. segala sesuatu yang merupakan hasil dari apa yang kita kerjakan di dunia ini pasti akan selalu berbeda satu dengan yang lain, tidak mungkin sama. jika sama mungkin memang kesalahan dalam kapasitas penilaian otak manusia saja yang sering menyamakan dan berteman hanya dengan yang "sama"

percaya tidak percaya, naik turunya kualitas spiritualitas, itu mengharukan.
ketika turun luar biasa, maka akan terasa jauh, lepas, tidak ada yang memeluk, berjuang berdiri sendiri, bahkan untuk bangun tidur pun seakan dibiarkan hingga tubuh lelah dan meronta sendiri untuk bangun. proses kembali menjadi naik itu mudah dan tidak terasa, tiba-tiba dekat, hangat dan tidak ingin lepas.

memang berat jika segala sesuatu dikembalikan pada surga atau neraka, bukan kepada Nya saja. saya hanya takut apabila demikian,yang saya sembah selama ini adalah ketakutan saya akan neraka, dan keinginan luar biasa untuk surga. bukan DIA Maha dari segala kesempurnaan.

setiap manusia memiliki kapasitasnya masing-masing untuk mendekat kepada pemilik segala kesempurnaan, jadi saya rasa untuk meminta orang mendekat dengan cara kita, adalah seperti kita meminta agar ketika mereka mendekat kita akan mendapat sedikit cipratan berkat dari pemilik segala kesempurnaan.. mengerti?
tidak ada manusia ini ikhlas dalam kebaikan, percayalah tidak ada. sedikit titik mengharap kembali, sedikit titik hargailah saya, sedikit titik anggap aku ada, sedikit titik aku baikan, sedikit titik betapa hebatnya saya.. semua itu pasti ada, jika tidak pada anda. setidaknya saya sendiri. jadi, jika saya bertingkah baik, doakan saja kebaikan itu membawa kebaikan, tapi jangan sangka saya manusia baik, tidak seperti itu. banyak kekurangan dan kesalahan didalamnya. maaf jika memang mengecewakan, saya manusia paling sulit ilkhlas. jadi kalau saya sedang belajar ikhlas, ikhlas kan lah saya untuk banyak membuat kebaikan yang disengaja agar saya bisa berkata "saya bisa melakukanya". tanpa ada kata Ikhlas didalamnya..

Intan
tidak bisa tidur


Kamis, 05 September 2013

post-tuesdays with morrie syndrome..

akhirnya menyelesaikan satu buku, sebenarnya sudah lama dibeli dan dibaca pelan-pelan.

pelan-pelan pun saya mencoba untuk mencerna setiap kalimat,percakapan dan perbuatan dalam buku ini, awalnya saya tidak terlalu menemukan sesuatu yang membuat saya seketika terdiam setelah membaca sesuatu.

tetapi semakin saya perlahan-lahan membalik setiap halamanya,sedikit demi sedikit saya mulai terhambat dengan kedalaman kata dan kalimat yang ada dalam buku ini.

banyak pelajaran menarik yang sebenarnya tanpa membaca buku ini kita sudah tau, tapi dengan membaca buku ini, saya merasa seperti diingatkan kembali dengan cara yang lebih dalam, karena semua pelajaran ini berada di suatu plot cerita yang mengagumkan.

ingin rasanya saya mengutip beberapa hal yang ada di dalam buku ini, tapi saya rasa itu terlalu umum. dan tentunya sudah banyak orang yang melakukanya sebelum saya, silahkan anda cari sendiri..

tapi melalui tulisan ini saya ingin memberikan sedikit rasa, yang saya dapatkan ketika membaca, dan ketika selesai membacanya...
bahwa terlalu banyak hal dalam hidup, yang membuat kita lelah dan sangat lelah hingga kita pun lupa untuk apa, siapa dan mengapa kita berlelah-lelah melakukanya.
masa muda apalagi, saya merasa beruntung menemukan buku ini di usia saya yang belum setua morrie.. hehehe... karena saya bisa belajar dan sekaligus mempraktekanya..

masa muda kita selalu menginginkan sesuatu yang terbaru, terbaik, lagi dan lagi berulang.. padahal yang ada saja sebenarnya sudah cukup. masa muda kita menginginkan sesuatu yang dimiliki orang lain, lebih dari menyadari betapa banyak orang yang ingin berada di posisi kita.

masa muda adalah masa yang akan,sedang dan telah di lalui oleh setiap hal yang dilahirkan.
betapa kita sering lupa menyadari ketika kita memperhatikan hidup anak yang lebih muda dengan berlebihan, sedangkan ketika kita ada di posisi dia,di usia dia.. si anak itu mungkin masih bayi, atau bahkan belum terlahir di dunia,sehingga ia pun tidak begitu memperhatikan hidup kita saat itu, karena memang tidak bisa.

memaafkan diri sendiri, dan orang lain menjadi pelajaran berikutnya..
setiap manusia memiliki kesalahan,begitu juga kita..
memaafkan sudah cukup, jika awalnya dekat menhadi jauh dan tidak mau kembali mendekat bukan berarti masih dendam, namun bisa saja karena ada pihak yang ingin menjaga hati dan kedamaian untuk pihak yang lain.

kematian akan tiba sesaat lagi, aku kamu dan mereka. terdekat dengan kematian adalah kita.
sampai jumpa di kehidupan yang lain, entah siapa yang lebih dulu.
jika aku, maka berbicaralah aku akan mendengar..
jika kamu, aku akan berbicara.. dan dengarkanlah


intan utomo
5913