Jumat, 13 Desember 2013

belajar banyak dari mereka

teman sesama manusia, bisa bercerita untuk didengarkan
cerita membawa pelajaran, dan saya belajar itu dalam ruang kelas kebersamaan
setelah kelas selesai, kami sama-sama keluar untuk sesekali belajar secara mandiri satu dengan yang lain

dan pelajaran yang saya dapat.
menghargai, adalah awal dari kedamaian
manusia itu berbeda satu dengan yang lain, perlakuan pun harus berbeda
mendengar, sesekali itu sarana berbicara untuk diri sendiri
ber empaty, itu sulit bagi saya. tapi mereka bisa dan itu indah.. untuk ini saya masih belajar.

terpenting dari semua, persiapan tidak sekedar satu atau dua jam
mimpi perlu dipersiapkan, seperti ketika kita bersiap bermimpi dalam tidur.

mereka menerangi sedikit bagian yang selama ini perlahan-lahan hitam,
aku kembali bermimpi,
kembali memiliki tujuan dekat, menengah, namun belum sampai jauh.

persiapan, lagi-lagi persiapan. izinkan saya untuk bersiap untuk hidup saya sendiri. butuh waktu, tapi semoga bermanfaat untuk kehidupan yang lain.

Kamis, 10 Oktober 2013

22

Terima kasih alam semesta, berserta Penciptanya.

beserta dengan waktu, saya tumbuh dan berkembang
beserta dengan manusia-manusia mulia, saya tumbuh dan berkembang
beserta suka dan duka, saya tumbuh dan berkembang
beserta gelap dan terang, saya tumbuh dan berkembang

semoga naik turunya nafas ini tidak sia-sia
mensyukuri segalanya, menikmati sebagian dibagi sebagian
sebagian akan kembali lebih dari sekedar

titik hitam dalam hati saya, lebih besar dari titik putih
tapi cahayanya, menerangi yang putih. menutupi yang hitam

rasakan bahagia saya, untuk kalian
rasakan syukur saya, untuk kalian

mari menjalani hidup ini bersama
sama-sama diberi hidup
sama-sama diberi mati

nikmati saja sama-sama, tidak usah pilih-pilih, tidak usah protes.

Penciptaku, karya MU sungguh indah..


Sabtu, 28 September 2013

REVIEW : The Casual Vacancy J.K.Rowling

REVIEW : J.K Rowling (The Casual Vacancy) Edisi Bahasa Indonesia.

Buku ini merupakan salah satu novel yang sudah cukup lama ingin saya baca, namun karena harganya yang lumayan.. saya harus menabung dan menunggu hingga tahun 2013 lah buku itu terbeli, padahal menurut keterangan cetak, buku ini sudah terbit edisi bahasa indonesianya sejak tahun 2012. Hehehe.. semua itu butuh proses dan perjuangan bukan?

Tapi lucunya juga, buku yang saya baru beli di tahun 2013 ini juga menunjukan edisi cetakan pertama, tahun 2012.. hmmm.. sepertinya tidak begitu banyak orang yang tertarik membaca buku the casual vacancy “perebutan kursi kosong” ini..

Review mengenai buku ini dimulai dari kegirangan dan kehebohan diri saya sendiri saat akhirnya berhasi membeli buku ini dan membawa pulang, kalian tidak akan pernah membayangkan betapa heboh dan merindingnya saya ketika membolak-balik buku tebal yang masih dalam cover plastiknya.. sebutlah saya berlebihan, tapi itu adalah kepuasan dan eforia tersendiri bagi mahluk yang suka “nyelip” di dalam buku seperti saya hahaha…

Saat cover plastic dibuka, maka kalian akan menemukan dua cover yang berbeda, dan ini juga membuat saya kegirangan.. cover dalam versi bahasa Indonesia ini menurut saya jauh lebih menarik dan terlihat istimewa daripada cover dalam edisi bahasa inggris yang selama ini sering saya “intip” di beberapa situs yang membahas buku ini, baik youtube, twitter, buku maupun situs lain..
Begini kurang lebih penampakanya..

  

Setelah puas membolak-balik buku ini, dimulailah perjalanan membaca buku setebal 593 halaman ini.. fiuh..
Awal cerita saya merasa akan di fokuskan pada beberapa tokoh utama saja, yang sebut saja nama singkatnya barry, marry,miles dan Samantha.. tapi sepertinya itu tidak berlaku bagi seorang J.K.Rowling.
Dan pada awal cerita pula kita akan benar-benar merasakan gaya penulisan seorang J.K.Rowling yang sangat detail dalam menceritakan setiap tempat, jalanan, arah, cuaca, kondisi bangunan, keadaan dalam dan luar rumah yang sangat luar biasa lengkap dan dapat membangun imajinasi yang begitu kuat di dalam kepala ketika kita membacanya..

Secara garis besar buku ini menceritakan sebuah kota kecil bernama pagford, namun di dalam kota kecil ini begitu banyak konflik yang terjadi. Terutama semenjak kematian seorang Barry fairbrother, yang pada mulanya saya mengira ia akan menjadi tokoh utama, dan cerita dalam buku ini akan berlangsung dengan kilas balik, ternyata tidak begitu juga..

Kota kecil pagford menyimpan begitu banyak konflik, dan dalam setiap konflik melibatkan interaksi antar tokoh dan tempat yang cukup banyak dan rumit, sehingga setiap membalik halaman buku dan cerita berganti saya merasa harus kembali mengingat siapa dan apa hubungan serta bagaimana wataknya, berulang kali. Hingga mencapai setengah buku, barulah saya mulai terbiasa dan dengan cepat mengganti setting tempat, tokoh dan alur cerita dikepala saya hehehe..

Konflik yang terjadi di kota kecil pegford meliputi konflik antar remaja, kecaunduan mereka akan alcohol dan rokok (sebutan lebih umum dibanding ganja hehehe..), konflik percintaan, konflik orang tua dengan anak, guru dengan murid, konflik antara sahabat wanita dan sahabat laki-laki. Belum lagi konflik perselingkuhan diam-diam antara orang tua, kecemburuan mertua terhadap menantunya yang lebih muda dan seksi, konflik utama mengenai perebutan kursi kosong di jajaran dewan kota, yang menimbulkan konflik “efek samping” berupa kecurangan dan penghancuran karakter tokoh oleh orang terdekatnya, bahkan ketertarikan seorang orang tua terhadap teman seumuran anaknya, yang cukup mengejutkan di akhir-akhir cerita..

Dan, kisah tragis tentang kematian ada dibagian awal dan akhir buku ini..

Dari banyaknya konflik diatas, juga melibatkan banyak tokoh. Saya akan menyebutkan secara beruntun saja nama-nama tokoh tersebut, mengenai watak dan bagian dalam cerita.. silahkan anda baca sendiri bukunya hehehehe..

Barry dan Mary fairbrother, howard, Shirley, colin, ruth, Andrew, fats wall, krystal weedon, robbie weedon, terri weedon, kay, gaia, miles, Samantha, vikram, simon, Dr parminder jawanda, sukhvinder, gavin, nana cath, nikki, patricia,  paul, tessa, dane truly, obbo, dan _The_Ghost_Of_Barry_Fairbrother. Sepertinya masih ada beberapa tokoh lagi yang saya terlupa.. (p.s saya mereview buku tanpa membacanya kembali, supaya tidak mudah pikun.. jangan coba lakukan ini tanpa pengawasan orang dewasa, yang belum pikun tentunya??? ).

Begitulah sedikit gambaran buku the casual vacancy tulisan J.K. Rowling, edisi bahasa Indonesia terbitan Qanita. PT Mizan Pustaka.

@intanutomo

Sabtu, 14 September 2013

Spiritualitas punya kualitas

bukan manusia ter-taat, dan terbaik dalam sujud dan doa.

ketika tingkat kualitas spiritualitas berusaha ditunjukan dalam segala jenis fasilitas sosial, terkadang saya kesal. entah saya yang kafir, atau saya yang tidak mengerti bagaimana seharusnya cinta kepada Nya diungkapkan dengan benar.

manusia lahir di dunia dari rahim suci Ibu, sendiri entah di temani. segala sesuatu yang merupakan hasil dari apa yang kita kerjakan di dunia ini pasti akan selalu berbeda satu dengan yang lain, tidak mungkin sama. jika sama mungkin memang kesalahan dalam kapasitas penilaian otak manusia saja yang sering menyamakan dan berteman hanya dengan yang "sama"

percaya tidak percaya, naik turunya kualitas spiritualitas, itu mengharukan.
ketika turun luar biasa, maka akan terasa jauh, lepas, tidak ada yang memeluk, berjuang berdiri sendiri, bahkan untuk bangun tidur pun seakan dibiarkan hingga tubuh lelah dan meronta sendiri untuk bangun. proses kembali menjadi naik itu mudah dan tidak terasa, tiba-tiba dekat, hangat dan tidak ingin lepas.

memang berat jika segala sesuatu dikembalikan pada surga atau neraka, bukan kepada Nya saja. saya hanya takut apabila demikian,yang saya sembah selama ini adalah ketakutan saya akan neraka, dan keinginan luar biasa untuk surga. bukan DIA Maha dari segala kesempurnaan.

setiap manusia memiliki kapasitasnya masing-masing untuk mendekat kepada pemilik segala kesempurnaan, jadi saya rasa untuk meminta orang mendekat dengan cara kita, adalah seperti kita meminta agar ketika mereka mendekat kita akan mendapat sedikit cipratan berkat dari pemilik segala kesempurnaan.. mengerti?
tidak ada manusia ini ikhlas dalam kebaikan, percayalah tidak ada. sedikit titik mengharap kembali, sedikit titik hargailah saya, sedikit titik anggap aku ada, sedikit titik aku baikan, sedikit titik betapa hebatnya saya.. semua itu pasti ada, jika tidak pada anda. setidaknya saya sendiri. jadi, jika saya bertingkah baik, doakan saja kebaikan itu membawa kebaikan, tapi jangan sangka saya manusia baik, tidak seperti itu. banyak kekurangan dan kesalahan didalamnya. maaf jika memang mengecewakan, saya manusia paling sulit ilkhlas. jadi kalau saya sedang belajar ikhlas, ikhlas kan lah saya untuk banyak membuat kebaikan yang disengaja agar saya bisa berkata "saya bisa melakukanya". tanpa ada kata Ikhlas didalamnya..

Intan
tidak bisa tidur


Kamis, 05 September 2013

post-tuesdays with morrie syndrome..

akhirnya menyelesaikan satu buku, sebenarnya sudah lama dibeli dan dibaca pelan-pelan.

pelan-pelan pun saya mencoba untuk mencerna setiap kalimat,percakapan dan perbuatan dalam buku ini, awalnya saya tidak terlalu menemukan sesuatu yang membuat saya seketika terdiam setelah membaca sesuatu.

tetapi semakin saya perlahan-lahan membalik setiap halamanya,sedikit demi sedikit saya mulai terhambat dengan kedalaman kata dan kalimat yang ada dalam buku ini.

banyak pelajaran menarik yang sebenarnya tanpa membaca buku ini kita sudah tau, tapi dengan membaca buku ini, saya merasa seperti diingatkan kembali dengan cara yang lebih dalam, karena semua pelajaran ini berada di suatu plot cerita yang mengagumkan.

ingin rasanya saya mengutip beberapa hal yang ada di dalam buku ini, tapi saya rasa itu terlalu umum. dan tentunya sudah banyak orang yang melakukanya sebelum saya, silahkan anda cari sendiri..

tapi melalui tulisan ini saya ingin memberikan sedikit rasa, yang saya dapatkan ketika membaca, dan ketika selesai membacanya...
bahwa terlalu banyak hal dalam hidup, yang membuat kita lelah dan sangat lelah hingga kita pun lupa untuk apa, siapa dan mengapa kita berlelah-lelah melakukanya.
masa muda apalagi, saya merasa beruntung menemukan buku ini di usia saya yang belum setua morrie.. hehehe... karena saya bisa belajar dan sekaligus mempraktekanya..

masa muda kita selalu menginginkan sesuatu yang terbaru, terbaik, lagi dan lagi berulang.. padahal yang ada saja sebenarnya sudah cukup. masa muda kita menginginkan sesuatu yang dimiliki orang lain, lebih dari menyadari betapa banyak orang yang ingin berada di posisi kita.

masa muda adalah masa yang akan,sedang dan telah di lalui oleh setiap hal yang dilahirkan.
betapa kita sering lupa menyadari ketika kita memperhatikan hidup anak yang lebih muda dengan berlebihan, sedangkan ketika kita ada di posisi dia,di usia dia.. si anak itu mungkin masih bayi, atau bahkan belum terlahir di dunia,sehingga ia pun tidak begitu memperhatikan hidup kita saat itu, karena memang tidak bisa.

memaafkan diri sendiri, dan orang lain menjadi pelajaran berikutnya..
setiap manusia memiliki kesalahan,begitu juga kita..
memaafkan sudah cukup, jika awalnya dekat menhadi jauh dan tidak mau kembali mendekat bukan berarti masih dendam, namun bisa saja karena ada pihak yang ingin menjaga hati dan kedamaian untuk pihak yang lain.

kematian akan tiba sesaat lagi, aku kamu dan mereka. terdekat dengan kematian adalah kita.
sampai jumpa di kehidupan yang lain, entah siapa yang lebih dulu.
jika aku, maka berbicaralah aku akan mendengar..
jika kamu, aku akan berbicara.. dan dengarkanlah


intan utomo
5913

Selasa, 07 Mei 2013

rempah-rempah

sebagian ini saya buat sendiri,
sebagian lagi saya enggak nyangka saya bisa buat ini..
sebagian lagi saya enggak sadar waktu membuat..
sebagian ini, saya yang buat aja heran ini apa..

jadi santai saja, manusia serba terbatas..
terima kasih

kalau tahu semua dari awal
dan kalau diberi tahu lebih dulu
mungkin lebih enak cepat tua
tapi, masih muda saja mudah mengeluh..
tunda dululah masa tua, malu.

sebatas teman, sudah saling menyakiti
dilepas tidak mau, digenggam terlalu sakit
salam untuk mereka
semoga suka selalu bersama

dilengan tanganya aku biasa menyandarkan kepala
entah betapa sakitnya dirasa
ia tetap bernyanyi, dan membelai
terakhir kurasa, hangat
sangat hangat, terakhir benar ternyata
sampai bertemu, dan izinkan aku menyandarkan kepala ku kembali
bahagialah...

dibuang sayang, disimpan bikin sakit
ketika lembaran kertas sesak menumpuk
kertas catatan, sebagian menyenangkan\
lebih banyak menyakitkan
ya sudahlah, dibuang saja

hahahaa..
semoga hari anda menyenangkan..

Semoga berkenan,
INTAN

teman baik

tulisan bisa dibuat untuk berbohong, sering kali berbohong adalah kebaikan yang tertutupi rasa takut.
peduli tidak peduli hidup cuma sekali.
logikanya menggemgam pasir, semakin, erat semakin habis.

banyak orang bahagia dengan sisa, banyak orang bahagia dengan yang dipersiapkan, namun sedikit orang yang bahagia dengan lepaskan.

sedikit orang bahagia dengan lepaskan, sedikit kemungkinan dunia ini damai.
berapa yang tersisa, mau disimpan sampai kapan? atau mau dihabiskan dengan cara bagaimana? semua tergantung bagaimana hidup melihat kamu.

bahagia dengan lepaskan, sama bergunanya ketika manusia datang dan pergi.
jika datang, maka ada sesuatu yang perlu kita pelajari darinya..
jika pergi, maka mungkin sudah habis apa yang harus kita pelajari darinya...

ada kertas, terisi tinta..
bekas pasti ada, walau telah ditinggalkan..
peduli apa manusia dengan simpanan, lepas adalah jawaban..
maka mungkin ketika serak suara, tercekat antara memilih berteriak atau bernafas
sebagian kalah untuk berteriak
sebagian kalah untuk bernafas, kembalilah sudah..
apapun yang terjadi, lepaskan..

untuk semua teman baikku, aku berbohong jika tidak rindu..
semoga kalian selalu berbahagia


semoga berkenan
INTAN